Al-Hasan Al-Basri : "kalian tidak lebih dari sekumpulan hari-hari, setiap pergi satu hari, maka berarti pergi juga sebagian dari kalian" Rusdin

Rabu, 09 Februari 2011

Pemanfaatan PowerPoint dalam Media Pembelajaran

Program pelatihan komputer untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non-Formal yang diselenggarakan oleh kemeneag Denpasar yand dilaksanakan pada tanggal 5 – 15 februari 2011 angkatan I  memberikan nuansa baru pada pengetahuan kami tentang penggunaan power point.
Microsoft Power Point merupakan sebuah software yang dibuat dan dikembangkan oleh perusahaan Microsoft, dan merupakan salah satu program berbasis multi media. Didalam komputer, biasanya program ini sudah dikelompokkan dalam program Microsoft Office. Program ini dirancang khusus untuk menyampaikan presentasi, baik yang diselenggarakan oleh perusahaan, pemerintahan, pendidikan, maupun perorangan, dengan berbagai fitur menu yang mampu menjadikannya sebagai media komunikasi yang menarik.
Beberapa hal yang menjadikan media ini menarik untuk digunakan sebagai alat presentasi adalah berbagai kemampuan pengolahan teks, warna, dan gambar, serta animasi-animasi yang bisa diolah sendiri sesuai kreatifitas penggunanya.
Pada prinsipnya program ini terdiri dari beberapa unsur rupa, dan pengontolan operasionalnya. Unsur rupa yang dimaksud, terdiri dari slide, teks, gambar dan bidang-bidang warna yang dapat dikombinasikan dengan latar belakang yang telah tersedia. Unsur rupa tersebut dapat kita buat tanpa gerak, atau dibuat dengan gerakan tertentu sesuai keinginan kita. Seluruh tampilan dari program ini dapat kita atur sesuai keperluan, apakah akan berjalan sendiri sesuai timing yang kita inginkan, atau berjalan secara manual, yaitu dengan mengklik tombol mouse. Biasanya jika digunakan untuk penyampaian bahan ajar yang mementingkan terjadinya interaksi antara peserta didik dengan tenaga pendidik, maka kontrol operasinya menggunakan cara manual.
Penggunaan program ini pun memiliki kelebihan sebagai berikut:
a.       Penyajiannya menarik karena ada permainan warna, huruf dan animasi, baik animasi teks maupun animasi gambar atau foto.
b.      Lebih merangsang anak untuk mengetahui lebih jauh informasi tentang bahan ajar yang tersaji.
c.       Pesan informasi secara visual mudah dipahami peserta didik.
d.      Tenaga pendidik tidak perlu banyak menerangkan bahan ajar yang sedang disajikan.
e.       Dapat diperbanyak sesuai kebutuhan, dan dapat dipakai secara berulang-uang
f.       Dapat disimpan dalam bentuk data optik atau magnetik. (CD / Disket / Flashdisk), sehingga paraktis untuk di bawa ke mana-mana.
           Kegiatan yang di laksanakan di Depansar dalam pelatihan pembuatan dan pemanfaatan media pembelajaran yang lebih memfokuskan pada penggunaan power point adalah merupakan program Kemenag yang berjenjang. Kami dari beberpa peserta mulai dari NTT, NTB dan Bali yang berjumlah 30 orang adalah merupakan utusan dari masing-masing MA. Selama satu hari penuh kami menerima materi tentang cara penggunaan power point, dengan ilmu yang telah kami pelajari dapat dilaksanakan dengan baik sekembalinya kita di tempat verja masing-masing. 

Rusdin, S. Pd
Diklat Denpasar, 10 Fbruari 2011