Al-Hasan Al-Basri : "kalian tidak lebih dari sekumpulan hari-hari, setiap pergi satu hari, maka berarti pergi juga sebagian dari kalian" Rusdin

Minggu, 01 November 2015

Kebiasaan orang Jepang dan Indonesia



Cultural differentiate
Watak Orang Indonesia dan Jepang

  Ketika di kendaraan umum:
Jepang: Orang-orang pada baca buku atau tidur.
Indonesia: Orang-orang pada ngobrol, ngegosip, ketawa-ketiwi cekikikan, ngelamun, dan tidur.

  Ketika makan dikendaraan atau ruangan umum:
Jepang: Sampah sisa makanan disimpan ke dalam saku celana atau dimasukkan ke dalam tas, kemudian baru dibuang setelah nemu tong sampah.
Indonesia: Dengan wajah tanpa dosa, sampah sisa makanan dibuang gitu aja di kolong bangku/dilempar ke luar jendela.

  Ketika dikelas:
Jepang: Yang kosong adalah bangku kuliah paling belakang.
Indonesia: Yang kosong adalah bangku kuliah paling depan.

  Ketika dosen memberikan kuliah:
Jepang: Semua mahasiswa sunyi senyap mendengarkan dengan serius.
Indonesia: Tengok ke kiri, ada yang ngobrol. Tengok ke kanan, ada yang sibuk dengan Hp. Tengok ke belakang, pada tidur. Cuman barisan depan aja yang serius dengerin, itu pun karena duduk pas di depan hidung dosen!

  Ketika diberi tugas oleh dosen:
Jepang: Hari itu juga, siang/malamnya langsung nyerbu perpustakaan atau browsing internet buat cari data.
Indonesia: Kalau masih ada hari esok, ngapain dikerjakan hari ini!

  Ketika terlambat masuk kelas:
Jepang: Memohon maaf sambil membungkukkan badan 90 derajat, dan menunjukkan ekspresi malu + menyesal tidak akan mengulangi lagi.
Indonesia: Slonong boy & slonong girl masuk gitu saja tanpa bilang permisi ke dosen sama sekali.

  Ketika dijalan raya:
Jepang: Sangat mematuhi lalu lintas ketika lampu merah mereka wajib berhenti menunggu sampai lampu hijau nyala dan mobil sangat jarang (kecuali di kota besar). Padahal jepang kan negara produsen mobil terbesar di dunia.
Indonesia: lampu merah hanya sebagai latihan saja, boong-boongan dan mau peduli lampu merah ke ijo ke kuning ke yang penting jooos dan jalanan macet, sampai-sampai  susah menyeberang & sering keserempet motor yang jalannya ugal-ugalan.

  Ketika jam kantor:
Jepang: Jalanan sepiiiii banget, kayak kota mati.
Indonesia: Ada Oknum pake seragam coklat-coklat gitu pada keluyuran di tempat belanja dan toko makanan.

  Ketika buang sampah:
Jepang: Sampah dibuang sesuai jenisnya. Sampah organik dibuang di tempat sampah khusus organik, sampah anorganik dibuang di tempat sampah anorganik.
Indonesia: Mau organik, unorganik, bangke binatang, semuanya tumplek jadi 1 dalam kantong kresek. Dan tanpa malu buang sampah sebarangan di jalan raya ke di tempat umum ke di di atas bus umum dimana mana.

  Ketika berangkat kantor:
Jepang: Berangkat naik kereta/bus kota. Mobil cuma dipake saat acara keluarga atau yg bersifat mendesak aja.
Indonesia: Gengsi dooonk… Masa’ naik angkot or motor?!

  Ketika janjian ketemu:
Jepang: Ting…tong…semuanya datang tepat pada jam yg disepakati dan harus disepakati duluan tanpa itu tidak bisa ketemu.
Indonesia: Salah 1 pihak pasti ada dibiarkan sampai berjamur & berkerak gara-gara kelamaan nunggu! insaAllahnya orang Indonesia 90% tidak jadi karena manusia pelupa.

  Ketika berjalan dipagi hari menuju tempat kerja:
Jepang: Orang-orang pada jalan super cepat kayak dikejar anjing, karena khawatir telat ke kantor/sekolah.
Indonesia: santai aja, paling si bos/kepala datangnya juga telat, jam bell juga bisa di ubah kok putar terlambat ajahhh!