Al-Hasan Al-Basri : "kalian tidak lebih dari sekumpulan hari-hari, setiap pergi satu hari, maka berarti pergi juga sebagian dari kalian" Rusdin

Sabtu, 06 Juli 2013

Yang Menjadi Saksi di Padang Mahsyar Kelak




Drama kehidupan kita akan terekam dengan sedetail-setailnya, yang saya kutip dari buku Ajaib Bin Aneh. Pernahakah kita berbicara jarak jauh dengan seorang teman menggunakan HP? Jawabannya pasti pernah, bahkan boleh jadi kita melakukannya setiap hari. Bisanya, setelah selesai berbicara, pada ‘hanset’ kita akan terlihat beberapa data yang tersimpan, yaitu dengan siapa kita berbicara, kapan kita berbicara, serta lama waktu kita berbicara, atau berapa jumlah pulsa yang kita gunakan. Yang menarik, ke mana ya “larinya” isi percakapan tersebut? Perkataan kita dalam bentuk suara hilang begitu saja tanpa bisa diulang kembali.
Sesunggunya, isi percakapan kita terserap dalam gelombang lektromagnetik, ia terdekoding (tersandikan) dalam sebuah dmensi fisika tertentu, sebuah dimensi yang berhimpitan dengan dimensi fisik kita. Dr. Kruschninc dari California Intitute of Technology berhipotesis bahwa setiap yang kita lakukan akan direkam oleh elemen-elemen di alam semesta, di mana “rekaman” tersebut akan disimpan dalam bentuk muatan. Ia menggambarkan keberadaan muatan besi sulfat yang bersifat negatif termasuk salah satu materi yang turut menentukan konfirmasi ingatan pada otak manusia. Jika memori dapat digambarkan sebagai sebauh profil muatan atau bagian dari sebuah medan, setiap elemen di alam semesta pasti memiliki memori masing-masing. Oleh karena itu jangan heran, di Padang Mahsyar kelak, yang akan menjadi saksi atas semua yang pernah kita perbuat di dunia ini, adalah semua unsur di alam semesta yang pernah berinteraksi dengan kita, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Hebatnya, kecerdasan elemen alam semesta ini tidak terbatas pada kemampuan penyimpanan data atau memori saja, melainkan juga pada kemampuan dalam menjalin sebuah proses komunikasi dan interaksi. Di tingkat seluler, komunikasi antarsel dilakukan melalui banyak model. Jika kita mengenal e-mail, video call, chatting, SMS, dan hubungan telepon jarak jauh, di tingkat sel tubuh terdapat hormon, enzim, sitokin, saraf, dan hubungan elektromagnetik.***
Sumber: http://ronymedia.wordpress.com